Perguruan Tinggi Wajib Tampung 20 Persen Mahasiswa Miskin

December 18, 2008 at 2:49 pm

TEMPO INTERAKTIF, JAKARTA : Pimpinan Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat, Heri Akhmadi, menyatakan perguruan tinggi negeri maupun swasta harus mengalokasikan 20 persen untuk peserta didik yang miskin dan pintar. ? Kalau tidak mau dianggap tidak patuh dan bisa dikenai sanksi,? kata dia di Kantor Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, Kamis (17/12).

Menurut Heri, perguruan tinggi negeri yang mendapat subsidi pemerintah cukup banyak. Jika perguruan tinggi negeri mendapatkan anggaran langsung dari negara, perguruan tinggi swasta memperoleh bantuan berupa hibah atau dosen negeri yang diperbantukan.

Perguruan tinggi swasta, menurut Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta Pusat Ahmad Fathoni Rodli, keberatan jika harus mengalokasikan 20 persen mahasiswa tidak mampu dan pintar tanpa biaya? Tidak semua perguruan swasta mampu memberikan subsidi,? kata dia.

Ia meminta pemerintah mau menanggung beasiswa untuk mahasiswa miskin tersebut. Begitu pula dengan kewajiban penggunaan akuntan publik bagi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara, tidak masalah. Namun, akan jadi sulit bagi penyelenggara pendidikan yang levelnya kecil dan menengah.

Entry filed under: Liputan Media. Tags: , , , , , .

Nahrawi : Peristiwa Pasuruan Premanisme Politik DPR Tolak UU BHP Lakukan Komersialisasi Pendidikan


DR. Ahmad Fathoni Rodli

Caleg PKB DPR RI/ Jatim 1

Blog Stats

  • 2,476 hits
December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d bloggers like this: